anggota komisi x dpr ri itet tridjajati sumarijanto menyampaikan penggunaan media sosial sebaiknya jangan cuma digunakan untuk promosi calon legislatif atau presiden daripada sebuah partai politik, namun untuk gagasan pada isu terkini bangsa guna mendidik pengguna media sosial.
jangan hanya orangnya saja yang dipromosikan, tapi masukan, gagasan dan mendidik pengguna media sosial itu serta berguna, ujar itet ketika dihubungi di jakarta, jumat.
itet menyatakan, berkampanye ataupun beritahukan info mengenai parpol dengan media sosial efektif supaya menjangkau kelompok masyarakat tertentu, semisal kalangan muda, kelas menengah serta masyarakat perkotaan.
selama info dan diutarakan parpol tidak keliru kepada para pengguna media sosial, ini efektif, tutur itet.
Informasi Lainnya:
- RajaKamar Ahlinya Hotel Indonesia
- Tentang Krim Walet
- Honda CR-V Jadi Mobil SUV Terlaris
- Tentang Krim Walet
namun, lanjut itet, kampanye melalui media sosial belum dapat dipercaya untuk meraih dukungan, karena masih lebih ada masyarakat indonesia yang belum menjangkau online.
itet menambahkan, indonesia belum bisa disamakan dengan negara tambah besar lain yang berhasil mencari media sosial sebagai ajang kampanye untuk mengatasi benar calon presiden.
indonesia harus bekerja lebih keras, mesti tetap turun ke desa serta pelosok-pelosok daerah, supaya menghadapi para petani dan kelompok masyarakat bawah, serta mendengarkan masukan mereka, tutur itet